Kamis, 08 Desember 2011

hobby bisa mendatangkan uang...siapa sangka kalo bocah itu 8 thn...!


Berapa usia yang pantas untuk memulai bisnis internet? Ternyata bisa lebih muda dari yang diperkirakan, yaitu 8 tahun. Contoh nyatanya adalah Harli Jordean, anak 8 tahun yang tinggal di London, Inggris.
Harli sudah tergila-gila pada kelereng ketika usianya 6 tahun. "Ia begitu terobsesi dengan kelereng sejak saat itu," kata ibunya, Tina, 51 tahun. "Ia biasa tidur dengan banyak kelereng di balik bantalnya. Hal terakhir yang ia bicarakan sebelum tidur adalah kelereng dan hal pertama yang ia katakan di pagi hari juga kelereng," tutur sang ibu.


Sayangnya, suatu kali sejumlah kelerengnya hilang. Ia pun memohon pada ibunya untuk mencari gantinya. Caranya dengan meminta sang ibu memesan kelereng di toko penjualan barang mainan online. Namun tak satu pun ia menemukan pihak yang menjual kelereng lewat internet. Lalu timbullah ide Harli untuk menjual kelereng di internet bagi teman-temannya.
Ia meminta dibuatkan website penjualan kelereng. Ibunya akhirnya membuatkannya dengan alamat MarbleKing.co.uk pada tahun 2009 lalu. Kelereng yang dijualnya berbagai jenis dan ukuran. Awalnya pembelinya hanyalah teman-teman Harli sendiri di sekitar rumah di London. Lama-lama pembelinya makin jauh. Dan tentu saja membuat Harli dan ibunya sibuk. Setelah itu dua kakaknya juga dipekerjakan. Akhirnya Harli punya "karyawan" yaitu ibunya sendiri dan dua kakaknya.
Kini pemesan kelerengnya sudah datang dari tempat sejauh Amerika Serikat. Omsetnya mencapai ribuan poundsterling setiap tahunnya. "Saya suka jadi bos. Tapi saya suka orang lain membantu pekerjaan saya sehingga jika ada sesuatu yang salah itu bukan kesalahan saya sepenuhnya," katanya dengan polos. Ibunya pun mengakui, kendatipun bisnisnya tak dijalannya sepenuhnya oleh Harli, namun ide-idenya datang dari Harli. Mungkin itulah bakat bisnis Harli.

(Sumber: Dailymail dikutip di andriewongso.com)

Rahasia bang Abu Rizal bakrie....


Selama ini banyak orang bertanya kepada saya bagaimana rahasianya menjadi pengusaha yang sukses. Mereka berharap saya bersedia membagi pengalaman dan kiat-kiat berusaha supaya sukses.

Bagi saya, membagi pengalaman kepada orang lain menyenangkan, apalagi bila pengalaman saya tersebut bermanfaat.

Senin 5 April lalu, saya diundang oleh Universitas Islam As Syafiiyah, Jakarta, untuk membagi pengalaman. Dalam acara bertajuk “Studium Generale Kewirausahaan” itu saya diminta memberikan ceramah mengenai kewirausahaan dan kiat sukses berbisnis.

Kepada para mahasiswa saya katakan untuk sukses berbisnis kita tidak bisa hanya belajar di bangku kuliah saja. Bangku kuliah hanya mengajarkan dasar dan teori. Sisanya kita belajar kepada mereka yang telah berhasil. Orang itu tidak harus S3 untuk menjadi pengusaha. Bisa jadi hanya S1 seperti saya, bahkan ada yang tidak memiliki ijasah.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha dan menggapai kesuksesan? Jawabannya adalah mimpi. Kita harus berani bermimpi menjadi orang yang sukses. Sejarah juga membuktikan banyak temuan hebat dan orang sukses dimulai dari sebuah mimpi. Kalau anda bermimpi saja tidak berani, ngapain membuka usaha.

Tentu saja tidak hanya berhenti sekedar mimpi untuk mencapai sukses. Setelah mimpi anda bangun, lalu pikirkanlah mimpi anda. Berfikirlah yang besar. Seperti kata miliarder Amerika Donald Trump; if you think, think big. Pikir yang besar, pikir jadi presiden, jangan pikir yang kecil-kecil.

Setelah itu anda buat rencana, buat rincian, dan bentuk sebuah tabel. Terakhir, yang paling penting, segera jalankan rencana tersebut. Jika anda bertanya perlukah berdoa? saya katakan berdoa itu perlu (baca : sangat penting). Tapi perencanaan juga perlu. Doa saja tanpa perencanaan saya rasa tidak akan berhasil.

Dulu waktu masih kuliah, saya biasa membuat perencanaan dan membagi waktu. Saya bangun sholat Subuh, lalu latihan karate, setelah itu tidur lagi sampai pukul 10. Baru pukul 11 belajar.

Intinya dengan perencanaan, masalah akan terselesaikan dengan baik. Sekarang juga begitu, saya bagi waktu untuk partai dan lainnya. Pukul sekian seminar, pukul sekian jadi pembicara, pukul sekian… Kadang 10 masalah bisa saya selesaikan sehari.

Keluhan paling sering dilontarkan orang yang tidak berani berusaha adalah tidak mempunyai modal atau dana. Banyak juga yang berkata saya bisa sukses karena ayah saya pengusaha. Itu salah besar. Saat memulai usaha saya tidak mempunyai uang.

Saat akan membeli Kaltim Prima Coal (KPC) saya juga tidak memiliki dana. Caranya saya datangi calon kontraktor dan tawarkan kerjasama yang menguntungkan dia, tapi saratnya dia pinjami saya dana. Saya juga mendatangi bank dan berkata demikian. Lalu dari uang yang dipinjamkan itu, saya membeli KPC dan sekarang menjadi perusahaan besar.

Jangan pernah bicara tidak punya dana. Uang datang jika ada ide besar atau ada proyek yang visible. Bill Gates juga tidak mempunyai uang, tapi dia mempunyai ide bagus. Dia tidak lulus kuliah, dia bukan anak orang kaya, tapi dari garasinya dia bisa membuat Microsoft jadi perusahaan besar.

Maka pikirkan ide yang bagus, lalu anda cari partner yang punya uang. Yakinkan dia dan berkerjasamalah dengan dia. Jika dalam kerjasama partner anda meminta keuntungan lebih besar, jangan persoalkan.
Misal semua ide dari anda tapi anda hanya dapat 10%, itu tidak masalah. Sebab 10% itu masih untung dari pada anda tidak jadi bekerjasama dan hanya dapat nol %. Jangan lihat kantong orang, jangan lihat untung orang, lihat kantong kita ada penambahan atau tidak.

Setelah anda menjalani usaha, suatu saat anda pasti akan menghadapi masalah. Hadapi saja masalah itu, karena masalah adalah bagian dari hidup yang akan terus datang. Saya sendiri juga pernah menghadapi masalah saat krisis ekonomi 1997-1998. Saat itu keadaan perekonomian sulit, semua pengusaha dan perusahaan juga sulit.

Saat itu saya jatuh miskin. Bahkan saya jauh lebih miskin dari pengemis. Ini karena saya memiliki hutang yang sangat besar. Hutang saya saat itu sekitar USD 1 miliar. Di saat yang sulit ini biasanya sahabat-sahabat kita, rekan-rekan kita semua lari.

Karena itu di saat yang sulit ini, kita tidak boleh memperlihatkan kita sedang terpuruk. Jangan perlihatkan kita sedang gelap. Seperti yang diajarkan ayah saya Achmad Bakrie; jangan biarkan dirimu di tempat yang gelap, karena di tempat yang gelap bayangan pun akan meninggalkanmu.

Maka saat susah itu saya tetap tegar dan tidak menunjukkan keterpurukan. Bahkan saya terpilih jadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk yang kedua kalinya. Kalau saat itu saya tunjukkan keterpurukan, mana mau mereka memilih saya.

Tapi yang penting setelah kita terpuruk, kita harus bangkit kembali. Kalau saat itu saya tidak bangkit, maka tidak bisa saya seperti saat ini. Saya berprinsip hadapi saja masalah, jangan lari. Banyak usaha yang saya lakukan, misalnya melepas saham keluarga dari 55% jadi tinggal 2,5%. Saya juga mencari pinjaman sana-sini.

Akhirnya dengan usaha keras pada tahun 2001 saya bisa bangkit kembali dan hutang saya bisa dilunasi dan bisnis saya membaik kembali.

Itulah pengalaman saya selama ini. Saya berharap bisa menjadi ilmu yang berguna. Papatah mengatakanpengalaman adalah guru yang paling baik. Sebagai penutup saya ingin bercerita mengenai kisah telur Colombus. Suatu saat Colombus menantang orang-orang untuk membuat telur bisa berdiri.

Saat itu tidak ada satupun orang yang bisa membuat telur berdiri. Kemudian Colombus memberi contoh cara membuat telur berdiri dengan memecahkan bagian bawahnya. Lalu orang-orang berkata; ah, kalau begitu caranya saya juga bisa.

Nah, saya ingin menjadi Colombus. Saya tunjukkan caranya, lalu anda mengatakan; kalau begitu saya juga bisa. Kemudian anda memulai usaha dan menjadi berhasil dan sukses. Saya senang kalau anda sukses, karena semakin banyak orang sukses, semakin maju bangsa ini.

kisah sukses.....Abu rizal bakrie


Ir. H. Aburizal Bakrie atau yang biasa dipanggil Ical mencuat ke pentas nasional berawal dari dunia bisnis. Dia adalah putra sulung pengusaha H Achmad Bakrie, kelahiran Jakarta 15 November 1946.

Kini, Ical memimpin Bakrie Grup, sebuah kelompok bisnis yang dirintis mendiang ayahnya. Grup bisnis yang dirintis ayahnya bermula dari perdagangan rempah-rempah dan hasil perkebunan, khususnya dari Provinsi Lampung.

Di bawah kendali Ical, Grup Bakrie tetap eksis dan mampu bertahan dari badai ekonomi yang melanda negeri ini. Sebelum dikenal sebagai pemimpin kelompok usaha ini, Ical memimpin Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Di dunia usaha pula, dia menjabat Ketua Umum Kadin Indonesia sejak 1994 hingga 2004. Posisinya di Kadin telah mengantarnya untuk berkutat pada persoalan-persoalan nasional yang lebih besar daripada persoalan-persoalan yang dialami perusahaannya sendiri.
Tokoh yang satu ini adalah "trade mark"-nya Kadin (Kamar Dagang dan Industri). Sebutan itu bukan tidak beralasan. Selama sepuluh tahun (periode 1994-1999 dan 1999-2004) memimpin Kadin, Aburizal Bakrie berhasil membawa organisasi pengusaha itu sangat berpengaruh dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Usai memimpin Kadin Indonesia, Ical ikut konvensi calon presiden yang diselenggarakan Golkar tahun 2004 dan sempat masuk tujuh besar. Meski kandas, tetapi tampaknya dia memetik pelajaran bagaimana permainan politik sesungguhnya.

Pengalaman menjajaki dunia politik itu kemudian mengantarnya menjadi salah satu menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) periode 2004-2009 dengan posisi sebagai Menko Perekonomian, dan selanjutnya menjabat Menko Kesra.

Ical pernah disebut-sebut sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya, Bakrie Grup, justru bisa menduduki posisi penting di pemerintahan.

Keluarga Bakrie pernah pula dinobatkan oleh Majalah Forbes Asia sebagai orang terkaya di Indonesia tahun 2007. Dia tidak membantah tetapi juga tidak menanggapinya secara berlebihan.
Apa rahasia sukses bisnis keluarga ini? KABAR heboh itu bertiup dari Singapura. Dari Negeri Singa itulah, majalah Forbes Asia edisi 13 Desember 2007 dilansir. Isinya, seperti tahun-tahun sebelumnya, memajang daftar orang-orang super-tajir alias terkaya dari Indonesia. Dan yang bikin heboh, jawaranya untuk tahun ini adalah Aburizal Bakrie, pengusaha sekaligus politisi yang pernah tersuruk di masa krisis ekonomi satu dekade silam.

Banyak orang terkesiap. Bagaimana mungkin Ical—panggilan akrab Aburizal—yang sebelumnya masih di urutan keenam dengan kekayaan US$ 1,2 miliar, kini menyodok ke urutan teratas? Jawabannya, menurut hasil riset Forbes, terletak pada kemampuannya melipatgandakan pundi-pundi ekayaannya.

Hanya dalam tempo setahun, kekayaan keluarga Aburizal Bakrie melejit hampir lima kali lipat dari angka tahun lalu menjadi US$ 5,4 miliar atau sekitar Rp 50,2 triliun! Berkat prestasi ini, Aburizal langsung menggusur lima taipan papan atas sekaligus. Bos Grup Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto, yang tahun lalu dinobatkan sebagai orang terkaya, kini turun satu peringkat ke urutan runner-up.

Sejumlah kolega Aburizal langsung menyambut dengan suka cita pengumuman Forbes itu. Wakil Presiden (waktu itu) Jusuf Kalla dan Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, Suryo B. Sulisto, termasuk di antaranya. ”Jangan lupa, untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, orang terkaya diduduki oleh pengusaha pribumi,” kata Kalla.

Grup Bakrie memang sedang mujur. Menurut seorang bankir investasi, kelompok usaha ini diuntungkan dua berkah sekaligus: harga komoditas yang melonjak di pasar dunia dan serbuan investor global di pasar modal Asia-Pasifik. Itu sebabnya, indeks saham di sejumlah bursa di kawasan ini melesat rata-rata 27 persen sepanjang tahun ini. BursaIndonesia bahkan diperkirakan tumbuh hingga 52 persen.

PT Bumi Resources Tbk. termasuk salah satu unit usaha Grup Bakrie yang ketiban rezeki nomplok. Produsen batu bara terbesar di Indonesia itu ibarat mendapat durian runtuh. Harga batu bara, produk jualannya, meroket dari US$ 50 per ton pada akhir 2006 menjadi US$ 90 per ton di akhir tahun ini. ”Tren ini dipicu oleh lonjakan permintaan dari Cina dan India,” ujar Poltak Hotradero, analis Recapital Asset Management.

Dengan pendapatan berlipat itu, saham Bumi kian kinclong. Investor pun memburunya di lantai bursa. Akibatnya, hanya dalam tempo setahun, harga sahamnya meningkat enam kali lipat, dari Rp 920 per saham pada akhir tahun lalu menjadi Rp 6.000 per 26 Desember lalu. Secara otomatis, kapitalisasi pasar Bumi pun melonjak menjadi Rp 116,4 triliun—terbesar kedua setelah PT Telekomunikasi Indonesia.

Keluarga Bakrie sebagai pemilik 40 persen saham Bumi tentu ikut sumringah. Saham yang dikantonginya itu kini bernilai tunai Rp 47 triliun. Ini berarti lebih dari 90 persen dari total kekayaannya yang ditaksir Forbes sekitar Rp 50,2 triliun berasal dari kepemilikan saham perusahaan tambang ini. ”Ini bukti pasar percaya,” ujar Aburizal di Jimbaran, Bali.

Itu baru dari saham Bumi. Keluarga ini masih memiliki tambang duit lain di bursa Indonesia. Harga saham PT Bakrieland Development naik 223 persen, PT Energi Mega Persada 190 persen, PT Bakrie Sumatra Plantations 126 persen, PT Bakrie & Brothers 96 persen, dan PT Bakrie Telecom 75 persen. Umumnya, keluarga ini menjadi pemilik mayoritas di perusahaan-perusahaan publik tersebut.

Lalu apa rahasia di balik kejayaan Grup Bakrie? Sejumlah analis dan eksekutif dari grup bisnis ini menyebut kuncinya terletak pada kepiawaian manajemen melihat peluang dan waktu dalam pengambilan keputusan. Menurut Suryo Sulisto, Presiden Komisaris Bumi Resources, ini tak lepas dari gerak cepat Grup Bakrie membajak para profesional handal, dari dalam dan luar negeri, untuk menduduki posisi teras manajemen.

Ada pula jawaban lain di balik melejitnya bisnis Bakrie. Di mata ekonom Dradjad Wibowo, kunci kesuksesan Bakrie merupakan gabungan tiga hal: keberuntungan, kepiawaian membaca pasar, dan kedekatan dengan lingkar kekuasaan. Seorang bankir investasi menambahkan satu faktor: kemujuran. Kelihaian Bakrie mencuri peluang dari pesaing bisnisnya tak diragukan lagi.

Ingat saja saat Bakrie berebut saham produsen batu bara terbesar di Indonesia, Kaltim Prima Coal (KPC). Ketika itu, Nirwan Bakrie, operator utama Grup Bakrie yang juga adik Aburizal, bertarung keras dengan David Salim memperebutkan saham KPC milik Rio Tinto dan BP Plc. Padahal, saat itu David disokong oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kalimantan Timur.

Menurut sumber yang terlibat transaksi ini, untuk memuluskan akuisisi, mereka melobi para pejabat. Selain itu, Nirwan bersama Ari S. Hudaya dan Nalinkant Rathod dari Bumi Resources juga berupaya meyakinkan para pemodal. Mereka pun bergerilya ke Singapura, London, hingga New York. Hasilnya, mereka mendapatkan pendanaan dari Credit Suisse First Boston (CSFB) dan United Overseas Bank (UOB). Walhasil, dengan harga US$ 500 juta, Bumi sukses menelikung rivalnya itu.

Transaksi kontroversial KPC ini menandai kebangkitan Grup Bakrie di jagat bisnis Indonesia. Padahal, krisis ekonomi 1998 hampir meruntuhkan kerajaan bisnis yang dirintis Achmad Bakrie, ayah Aburizal, sejak 1942 itu. Akibat terpaan krisis, keluarga Bakrie harus rela tinggal mengantongi 2,5 persen saham di Bakrie & Brothers untuk menyelesaikan restrukturisasi utang dengan para kreditor.
Namun, dari situlah kerajaan bisnis Grup Bakrie akhirnya bisa bangkit kembali.

Berbagai langkah akuisisi dan ekspansi bisnis bahkan terus digenjot. Usahanya merambah ke sektor yang menggiurkan, dari bisnis perkebunan sawit hingga proyek properti. Mereka juga sibuk memburu ladang minyak dan tambang baru.

Bumi, misalnya, saat ini disibukkan oleh rencana akuisisi Herald Resources senilai US$ 455 juta. Herald sedang menggarap proyek Dairi, tambang timbal dan seng di Sumatera Utara. ”Kami optimistis transaksi sukses,” kata Dileep Srivastava, Senior Vice President Investor Relations Bumi.
Mereka juga merambah ke bisnis-bisnis baru. Bakrie mulai masuk ke sektor telekomunikasi, jalan tol hingga air minum. Di bisnis telekomunikasi, mereka sedang giat melebarkan jaringan telekomunikasi Esia, produknya, di luar Jawa. Kelompok usaha ini juga giat menggarap konsesi ruas tol Kanci-Pejagan, bagian dari proyek tol Trans-Java.

Jalan memang tak selalu mulus. Upaya memburu minyak di Blok Brantas, Sidoarjo, Jawa Timur, malah membuahkan petaka. Pada Mei 2006, di areal sumur pengeboran milik Lapindo Brantas Inc., unit usahanya, itu keluar semburan lumpur panas. Bencana ini membuat lebih dari 10 ribu orang mengungsi dan 400 hektare lahan terendam, termasuk sawah, rumah, pabrik dan sekolah. Ekonomi Jawa Timur sempat lumpuh. Tudingan langsung mengarah kepada Grup Bakrie, yang dinilai lalai dalam melakukan pengeboran.
Biografi

Ir. H. Aburizal Bakrie (lahir di Jakarta, 15 November 1946; umur 62 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005. Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical.

Keluarga Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut
Roosmania Odi Bakrie, menikah dengan Bangun Sarwito Kusmulyono
Indra Usmansyah Bakrie, menikah dengan Gaby Djorgie
Nirwan Dermawan Bakrie, menikah dengan Indira (Ike)
Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:
Anindya Novyan Bakrie, menikah dengan Firdani Saugi
Anindhita Anestya Bakrie, menikah dengan Taufan Nugroho
Anindra Ardiansyah Bakrie

Pendidikan
Fakultas Elektro, Institut Teknologi Bandung, lulus tahun 1973

Pekerjaan
1992 – sekarang Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers

Organisasi
2009 - sekarang Ketua Umum Partai Golkar
2000 – 2005 Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
1999 – 2004 Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II
1996 – 1998 Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
1996 – 1997 International Councellor, Asia Society
1994 – 1999 Ketua Umum KADIN periode I
1993 – 1998 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
1993 – 1995 Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
1993 – 1995 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode II
1991 – 1993 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode I
1989 – 1994 Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
1988 – 1993 Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
1988 – 1993 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
1985 – 1993 Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia)
1984-sekarang Anggota, Partai Golongan Karya
1984 – 1988 Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
1977 – 1979 Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
1976 – 1989 Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
1973 – 1975 Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI

Penghargaan
1997 Penghargaan “ASEAN Business Person of the Year” dari the ASEAN BusinessForum
1995 Pengharagaan “Businessman of the Year” dari Harian Republika
1986 Penghargaan “The Outstanding Young People of the World” dari the Junior Chamber of Commerce

Selasa, 06 Desember 2011

Jadi tak heran bila otak orang Jepang ibarat komputer Pentium 7...!


Jakarta, Berbeda dengan Indonesia, pemerintah Jepang benar-benar menganggap otak adalah sebagai aset bangsa. Wanita hamil di Jepang diberi 2 botol susu gratis yang diletakkan setiap hari di depan rumah agar otak janin berkembang secara optimal. Jadi tak heran bila otak orang Jepang ibarat komputer 'pentium 7'.

"Otak adalah aset, tapi saya belum melihat penyelenggara negara kita memandang manusia Indonesia sebagai aset. Kalau di negara maju, seperti Jepang dimana saya pernah menuntut ilmu, ada program khusus," jelas dr Muhammad Akbar, Sp.S, Ph.D, Ketua Bagian Saraf Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, dalam acara Seminar Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Brain Development Kemenkes di Hotel Peninsula, Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Menurut dr Akbar, di Jepang bila ada wanita yang terdeteksi hamil, maka di depan rumahnya akan dikirimi 2 botol susu setiap hari secara gratis.

"Sehingga tidak mengherankan kalau otak manusia Jepang setara dengan komputer pentium 7," tegas dr Akbar.

Otak manusia terdiri dari 100 miliar hingga 1 triliun sel-sel neuron, yang bila dioptimalkan akan dapat berfungsi dengan sangat luar biasa. Perkembangan otak sangat peka pada masa prenatal (sebelum kelahiran) dan beberapa bulan setelah kelahiran.

Sebelum kelahiran, 250 ribu sel-sel otak terbentuk setiap menit. Pertumbuhan otak pada janin selama kehamilan juga sangat peka pada pengaruh lingkungan, seperti gizi ibu, infeksi, rokok, minuman alkohol, obat-obatan dan bahan toksik lainnya.

"Neuron itu ibarat chip prosesor yang merupakan bagian terpenting dari komputer. Maka jangan biarkan ibu-ibu hamil makan apa adanya. Berikan nutrisi yang baik agar anak-anak Indonesia sebagai penerus bangsa dapat memiliki otak minimal setara dengan 'pentium 5'," lanjut dr Akbar.

Bila dibandingkan, orang Indonesia juga lebih banyak hanya menggunakan otak kanan dan bila ada anak-anak yang memiliki kemampuan lebih pada otak kiri, orangtua di Indonesia cenderung malah 'mematikannya'.

"Di Indonesia orang kebanyakan hanya pakai otak kanan, sedangkan orang Jepang bisa menggunakan otak kanan dan kiri secara seimbang," jelas dr Akbar.

Sabtu, 03 Desember 2011

Kisah Inspiratif tentang cinta sejati...(Real....sob)

Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Namun ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!

Usianya sudah tidak muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Warren Buffett berpesan buat anak2 muda....


buffett
Add caption

Nasehat Dari Warren Buffett, Orang terkaya di dunia. Warren Buffett seorang millyader. Untuk menjadi orang kaya kita tidak harus belajar (formal), tetapi kita harus bisa menjadi orang yang cerdas, kreatif, inovatif, insiatif dan confidance, di situlah kita harus sadar bukan hanya sekolah tetapi kita juga harus bisa memanfaatkan yang ada di sekitar kita, menjadi diri kita pribadi yang baik. Orang Terkaya di dunia Versi Mahajalah Forbes.

Jangan menyerah dalam suatu hal yang baru kita pelajari, kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Orang terkaya seperti Bill Gates dan Warren Buffet menjadikan motifasi buat orang-orang yang ingin seperti mereka. Tetap Semangat dan pantang menyerah masih banyak waktu dan peluang dalam hidup ini.

Akhirnya dominasi Bill Gates memudar juga. Setelah 13 tahun berturut-turut bercokol sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pendiri raksasa peranti lunak Microsoft itu tergeser juga dari tahtanya.

Tahun ini, orang terkaya sejagad adalah Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.

Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :

Selasa, 29 November 2011

Neeh..8 jurus lawan malas bangun pagi...!

Apa yang Anda lakukan ketika membuka mata dan terbangun di pagi hari? Kebanyakan Anda pasti akan menjawab malas beranjak dari kasur. Segera hilangkan malas dan susun semangat di jam-jam awal mata terbuka dengan beberapa langkah tepat berikut.
Gerakan yang tepat di pagi hari akan membuat Anda fokus, bersemangat dan tampak positif meski rutinitas sehari-hari cukup melelahkan. Dikutip dari Prevention, Senin (10/8/2009), ini dia 8 tips yang akan membuat Anda menyambut pagi dengan lebih bersemangat

ragam info...

Pengikut